Menghandle Emosi dan Stress
Cara
Mengelola Stress dan Emosi Negatif
Masing-masing orang yang ada di dunia ini pastinya
pernah mengalami masalah tertentu, mulai dari masalah kecil hingga masalah
besar.Di antara tema yang kerap memunculkan permasalahan dan umum terjadi
sekitar masyarakat adalah mengenai cinta, kesehatan dan keuangan.Ujian
kehidupan kerap menghampiri seseorang dengan tiba-tiba.Dan itu harus dihadapi
karena merupakan suatu realita kehidupan yang tak terhindarkan lagi.
Menghadapi permasalahan yang ada tentu saja tidak
semudah membalikkan telapak tangan.Juga tidak semudah perkataan bahwa semua
masalah ada solusinya.Namun, ada hal yang terkadang unik bahwa solusi untuk
suatu masalah kadangkala datang dengan sendirinya.
Hal paling penting dan utama untuk dilakukan ketika
seseorang dihadapkan pada suatu permasalahan adalah dengan mengutamakan
ketenangan diri.Ketenangan diri menjadi patokan utama bagi seseorang untuk
dapat berfikir secara jernih karena emosi yang negatif terkadang justru membuat
keadaan semakin rumit, bukan malah teratasi. Artinya, mungkin saja emosi
negatif yang Anda luapkan akan memberikan kelegaan dalam diri, namun itu bisa
berdampak negatif kepada lingkungan yang ada di sekitar.
Masalah yang sudah terjadi dan dihadapi seringkali
memberikan dampak negatif untuk kehidupan seseorang.Bahkan tanpa disadari, hal
itu kerap membuat seseorang menjadi trauma.Di antara yang menyebabkan hal itu
terjadi adalah kurang ikhlasnya seseorang di dalam menerima keadaan.Dan penting
untuk diketahui bahwa emosi yang terpendam ternyata bisa menjadi sumbatan
tersendiri untuk diri Anda.
Misalnya seseorang diputus cinta oleh kekasih yang
sangat dicintai.Adanya rasa kehilangan membuat seseorang tersebut merasa hampa
dalam kehidupannya. Bahkan, ia merasakan kesedihan yang berlarut-larut. Tidak
jarang pula ia marah-marah dan membanting barang-barang yang terdapat di
sekitarnya.
Kemudian dia pergi dan menangis di kamar. Hal tersebut
sudah pasti membuat keluarga dan juga teman khawatir atasnya.Dan ini merupakan
contoh luapan emosi yang negatif terhadap lingkungan sekitar.
Semakin hari, seseorang tersebut akhirnya kembali
ceria sebagaimana yang sebelumnya. Akan tetapi, sesudah ia mengetahui fakta
adanya orang ketiga, maka iapun merasa trauma dan juga dendam. Dendam terhadap
mantan kekasihnya dan trauma dengan yang namanya cinta.
Ini menjadi salah satu akibat dari emosi negatif yang
diluapkan dan akhirnya menjadi sumbatan dalam diri. Sumbatan emosi yang ada
tersebut menjadikan sikap seseorang tidak stabil. Dan apabila hal tersebut
dibiarkan, maka bisa berdampak kepada tubuhnya. Saat emosi tersumbat dan tubuh
tidak kuat menahan hal tersebut, maka akhirnya sakit akan melanda.
Bisa diawali dengan gejala insomnia kemudian berlanjut
kepada depresi yang berlebih sampai asam urat yang naik. Apabila itu dibiarkan
begitu saja, maka di dalam waktu yang lama bisa memunculkan penyakit jantung
dan juga kanker. Dan tentu saja ini merupakan jenis penyakit berbahaya yang
perlu dicegah sejak ini.
Hal tersebut adalah sesuatu yang mendasari bahwa
seseorang hendaknya mengelola stress mereka dengan baik sehingga emosi negatif
menjadi terkondisikan. Hal itu disebabkan karena pengelolaan stress yang tidak
tepat bisa merusak lingkungan sekitar dan juga diri sendiri dari dalam.
Di antara cara yang tepat untuk mengelola stress dan
juga emosi negatif adalah dengan memakai writing therapy atau terapi menulis.
Terapi menulis ini bisa menjadikan emosi Anda tersalurkan dengan sangat
baik.Bahkan, ini bisa menjadi metode pengelolaan emosi yang sangat aman dan
tanpa adanya efek samping.
Dengan adanya pelepasan semacam ini, stress Anda juga
akan berkurang dan emosi pun menjadi kian stabil. Di samping itu, Anda juga
bisa menemukan suatu hikmah dari kejadikan yang ada. Juga bisa menjadi jembatan
bagi seseorang untuk lebih instropeksi diri dibandingkan harus mencari kambing
hitam. Karena kadangkala seseorang menjadi andil atas berbagai permasalahan
yang datang kepada mereka.
Selain itu, terapi menulis juga akan memberikan
manfaat untuk lingkungan sekitar. Anda dan juga orang lain bisa mengambil
pekajaran berharga dari masalah yang pernah dialami tersebut di masa mendatang.
Sehingga, ketika di depan nanti ada masalah yang sama menghampiri.
Maka tentu saja Anda sudah lebih berpengalaman untuk
mengatasinya. Dan tentu saja itu bisa meningkatkan sikap bijaksana Anda. Dengan
demikian, masalah akan semakin mudah untuk dihadapi.
Terapi menulis ini bisa dilakukan dengan berbentuk
grup atau fasilitator tujuannya adalah agar satu sama lainnya bisa semakin
menguatkan. Akan tetapi, jika tidak memungkinkan untuk membuat suatu grup, maka
Anda pun bisa menuliskan pengalaman dan hikmah yang bisa diambil ari pengalaman
tersebut di dalam diary.
Bagaimana pun bentuk dari tulisan tersebut tidak perlu
dihakimi benar salahnya karena sejatinya itu adalah tempat untuk meluapkan
emosi Anda. Dan tidak pula peduli apakah itu adalah bentuk maki, puisi atau
cerita.
Sesudah itu, Anda pun bisa menuliskan suatu hikmah
dari setiap perjalanan Anda. Juga bisa melihat berbagai tokoh yang
menginspirasi yang menuliskan berbagai kegagalan di dalam perjuangan yang
akhirnya menjadi kisah sukses masing-masing.
Komentar
Posting Komentar